Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2026

Anak kecil yang bahagia dengan mimpi-mimpinya

 Aku tidak begitu yakin apakah suatu hari aku bisa pergi ke Jepang. Hahahaha. Habisnya, setiap kali aku menginginkan sesuatu, terlalu ingin, biasanya aku tidak bisa meraih itu. Mungkin, sampai mati aku akan selalu hidup dalam impian-impian yang sudah kutumpuk-tumpuk di kepalaku sejak kecil. Bagaimana rasanya menjadi penulis yang bukunya dibaca banyak orang, bagaimana rasanya bisa jalan-jalan sesuka hati, bagaimana rasanya bisa melihat salju, bagaimana rasanya makan makanan unik dari berbagai tempat yang kukunjungi. Kalau aku cerita ke ayah, pasti dia bilang pasti aku bisa meraih semua itu. Masalahnya, dia sama sekali tidak membantuku. Bukan seperti ayah-ayah temanku yang langsung menyediakan semuanya. Ayahku hanya punya rasa percaya dan semangat saja. Tapi aku begitu menyayanginya.  Kembali ke pembahasan Sapporo. Mungkin karena aku dasarnya wibu, jadi aku merasa begitu bersemangat melihat kota itu. Dengan siapapun, aku ingin membahas dan merencanakan kunjungan ke sana. Meskipu...

Pikiran-pikiran pecundang

 Aku lebih banyak berpikir kalau aku mungkin tidak akan menikah. Pikiran itu datang ke kepalaku lebih banyak daripada bayangan tentang kehidupan keluarga yang baik. Aku berbicara dengan temanku dengan begitu putus asa, lalu mereka mengasihaniku, atas semua hal yang kulalui. Katanya, aku tidak boleh berpikir seperti itu, pasti akan ada orang baik yang nanti mencintaiku dengan begitu banyak.  Lalu, hari-hari berlalu... Saat itu aku bilang "Kalau aku menikah, nanti kamu nggak datang gapapa kok, aku gamau kamu kerepotan gara-gara aku." Lalu dia bilang "Oh, astaga... Temanku yang berkali-kali bilang tidak mau menikah itu, hari ini membicarakan tentang undangan pernikahan." (Jujur saja, saat menulis ini aku berhenti lama sekali... lama sekali. Karena aku merasa begitu beruntung memiliki teman yang sangat perhatian dengan hidupku yang sejujurnya tidak jelas ini). Aku bertemu dengan beberapa orang yang memberiku gambaran tentang pernikahan. Mendengarnya aku senang sekali. A...