Anak kecil yang bahagia dengan mimpi-mimpinya
Aku tidak begitu yakin apakah suatu hari aku bisa pergi ke Jepang. Hahahaha. Habisnya, setiap kali aku menginginkan sesuatu, terlalu ingin, biasanya aku tidak bisa meraih itu. Mungkin, sampai mati aku akan selalu hidup dalam impian-impian yang sudah kutumpuk-tumpuk di kepalaku sejak kecil. Bagaimana rasanya menjadi penulis yang bukunya dibaca banyak orang, bagaimana rasanya bisa jalan-jalan sesuka hati, bagaimana rasanya bisa melihat salju, bagaimana rasanya makan makanan unik dari berbagai tempat yang kukunjungi. Kalau aku cerita ke ayah, pasti dia bilang pasti aku bisa meraih semua itu. Masalahnya, dia sama sekali tidak membantuku. Bukan seperti ayah-ayah temanku yang langsung menyediakan semuanya. Ayahku hanya punya rasa percaya dan semangat saja. Tapi aku begitu menyayanginya. Kembali ke pembahasan Sapporo. Mungkin karena aku dasarnya wibu, jadi aku merasa begitu bersemangat melihat kota itu. Dengan siapapun, aku ingin membahas dan merencanakan kunjungan ke sana. Meskipu...