Membaca lembaran rasa lelah
Kata beberapa laki-laki yang sempat jatuh cinta padaku, aku ini egois. Mungkin itu benar, karena yang bilang tidak cuma satu. Selama ini aku selalu di mode survival dengan begitu erat melindungi diriku sendiri dari orang lain, mungkin usahaku itu justru disalahartikan menjadi egois? Atau memang aku ini egois tanpa sadar? Entahlah. Aku juga paling benci kalau dibilang bodoh, payah, goblok. Rasanya lebih enak kalau orang lain justru mencaciku dengan sebutan bangsat, anjing, asu, jancok, dan sejenisnya. Aku ingat betul saat bapak-bapak ojol bilang aku payah karena aku kuliah di jurusan teknologi tapi aku tidak bisa memberi jawaban yang memuaskan saat dia protes kenapa orderannya sedikit padahal dia sudah stay di titik paling strategis di daerah itu. Bahkan dia sempat memergoki justru client memesan ojol yang jaraknya jauh dari sana. Itu salah aplikasi, katanya. Lalu aku hanya menjelaskan beberapa kemungkinan. Tapi dia tidak terima dan mengataiku anak payah. MUNGKIN AKU HARUS BILANG K...