Apa jadinya kalau aku dinikahi oleh laki-laki yang BAIK
Kalau dipikir-pikir, aku ini cuma perempuan desa. Perempuan kampung yang kebetulan punya ayah baik dan mau menyekolahkan sampai sarjana dengan segala keterbatasan dan ketidaktahuan. Jatuh cinta adalah hal mewah yang seharusnya tidak perlu begitu aku pusingkan. Ada yang mau saja untung. Atau barangkali, itu seharusnya tidak perlu ada di pikiran; toh kata orang, perempuan itu penuh keterbatasan dan kekurangan. Jangan hanya berangan-angan atau memimpikan apapun, apalagi bercita-cita, atau menjalankan hobi! Tidak akan! Setelah jatuh cinta nanti, kita akan bodoh dan hidup sengsara.. menderita. Dan begitulah, akhirnya semua pendidikan dan usahaku untuk semuanya sia-sia. Karena laki-laki yang tiba-tiba datang dan merebut segala hal yang sudah susah payah dibangun olehku sendiri, dan oleh ayahku. Maka aku membenci laki-laki dan berpikir untuk tidak menikah. Karena di sekitarku, aku harus dituntut untuk melayani dan mengorbankan hidupku agar ada nyawa lain yang lebih tinggi kedudukannya i...